Kemplang Pedes

Thursday, June 28, 2012

Cara membuat profil jaringan ganda pada Windows XP/2000

Cerita berawal dari admin jaringan di kantor saya yang membuat policy koneksi ruangan kami menggunakan wi-fi tanpa DHCP alias harus set alamat IP dll secara manual. Pada awalnya sih cukup memaklumi dan mencoba mengikuti apa yg sudah digariskan kepada kami :) Namun hal ini cukup mengganggu ketika ternyata di kampus saya menggunakan DHCP server, sementara saya sehari bisa bolak balik kantor-kampus beberapa kali. Jadilah kegiatan ini menjadi 'ritual' khusus yang membuang waktu saya yang berharga.

Otak saya kemudian berfikir, apakah ada di Windows (sistem operasi yang saya gunakan) semacam network profile sehingga setting-setting tersebut bisa saya simpan dan dipanggil dengan 'satu klik' saja.
Dengar-dengar MacOs ternyata punya feature ini. Jadi gimana, apakah kita harus gigit jari?

Ternyata ada cara membuat network profile ini tanpa harus menggunakan software atau program khusus. Berikut caranya :

Lanjutkan membaca... »

Labels: ,

Monday, May 21, 2012

Interbase/Firebird Jadul Tidak Mau di Start Otomatis di Windows 7


Saat ini sudah mulai jamannya Windows 7. Siapa ya yang menentukan ini jaman OS Windows apa? Setelah saya pikir-pikir, ternyata banyaknya laptop-laptop yang dibundling dan disupport dengan Windows 7 lah yang menyebabkan orang-orang pengguna laptop pakainya Windows 7. Jelas, Windows yang inipun termasuk memikat dari sisi tampilan dan performanya. Mau bukti? Teman saya mengalami masalah dengan panas laptopnya ketika diinstal Windows XP, namun hal itu tidak terjadi lagi ketika Windows 7 menggantikannya. Jelas kan ada 'sesuatu' manajemen panas (heat) yang membuat Windows 7 ini begitu pas dipakai.

Apakah saya mau promosi Windows 7... tidak juga. Ceritanya dimulai dari sini, dari mulai Windows 95, 98, ME, XP saya sudah menggunakan Interbase sebagai Database Engine menemani aplikasi yang saya develop dengan Delphi. Small Footprint dan fasilitas standarnya yang cukup lengkap sudah cukup membuat saya tidak berpaling pada DBMS lainnya.
 
Nah si Interbase mulai bermasalah ketika dipakai untuk menjalankan aplikasi di Windows 7. Tentu saja saya bicara interbase jadul (versi 5.0, 6.0, 6.5, atau firebird). Walaupun sudah terlaporkan Started pada Service Manager, namun aplikasi tetap tidak mendeteksi instance server yang bisa connect. Jadi harus distart lewat file programnya! Bisa sih distart manual lewat server manager atau IBConsole, tapi ada cara yang lebih ramah pengguna dengan lebih otomatis (manual tapi otomatis, nah lho) yaitu lewat command line dan di simpan ke file .bat yang diletakkan di startup.

Caranya...

Lanjutkan membaca... »

Labels:

Thursday, July 14, 2011

Google Chrome: Mau download PDF lewat Chrome malah membuka (open) di browser

Google Chrome tidak mau langsung mendownload link ke suatu dokumen PDF tapi malah berusaha membuka dokumen tersebut di browser. Bagi beberapa orang ini jadi masalah. Browser makan waktu dalam merender dokumen PDF sebelum kita dapat melakukan sesuatu dengan PDF tersebut (membaca, atau melakukan save-as). Nunggu 1-2 bahkan 3 menit untuk membuat dokumen PDF itu terbuka akan sangat mengganggu, terutama untuk para pemakai modem GSM seperti saya hehehe..

Nah, hari ini saya kebetulan dapet caranya agar Google Chrome bisa mendownload link PDF tersebut secara langsung. Sori kalo Repost Gan :).. Caranya gini nih :
Lanjutkan membaca... »

Labels: ,

Wednesday, December 29, 2010

Not Enough Memory ? (Kasus Championship Manager 99/00 00/01 01/02)



Bagi mereka yang ingin bernostalgia dengan game CM 01/02 dengan memori komputer 1GB atau lebih pasti pada awalnya akan kecewa. CM 01/02 dengan anehnya menolak menjalankan game dengan message : not enough memory.

CM 01/02 tidak mampu memetakan dengan baik memori 1GB atau lebih sehingga kemudian keluar false warning tersebut.

Solusi :


Carilah master Windows XP, boleh di komputer atau yang masih di CD, lalu browse ke folder \Support\Tools, kemudian jalankan/install file act20.exe.., setelah itu :

1) Jalankan QFixApp (yang baru kita install)
2) pada bagian Layers pilih ProfilesSetup
2) pada bagian Fixes pilih GlobalMemoryStatusLie (kasih tanda centang)
3) klik tombol browse button lalu cari dan pilih file cm0102.exe (file aplikasi game CM 01/02)
4) klik tombol Run..
5) play the game :)

Kita juga bisa membuat supaya aplikasi CM01/02 bisa dijalankan tanpa aplikasi QFixApp.. caranya, setelah kita mencentang tadi, klik tombol advanced dan klik tombol create fix support. Klik yes, dan selesai.

Note:
Sebenarnya ada cara lain selain menggunakan QFixApp bagi mereka yang komputernya antara 512-1GB yaitu dengan mengeset virtual memorynya (paging file) sehingga penjumlahan antara memori utama dan virtual memory tidak melebihi 1 GB.. well, cara sulit menurut saya :)
Untuk mengakses paging file settings: Right click pada my computer > Click Properties > Advanced Tab > Performance settings > advanced tab > Change button

Selamat mencoba :)

update : cara ini juga bisa dilakukan untuk windows 7. Pakai saja Qfixapp download di sini 

Labels:

Thursday, June 18, 2009

Blue Screen di Instalasi XP untuk Laptop Compaq Presario CQ40

Minggu ini saat menginstall Windows XP di laptop seorang kerabat, saya terkaget karena selalu mendapatkan layar Blue Screen of Death (BSOD) ketika instalasi akan memasuki layar grafis dari Windows. Berulang-ulang dicoba masih begitu juga. Gonta-ganti CD (kali CDnya yang trouble) masih begitu. Pake CD non bajakan juga sama. Ada apa? Setelah muter-muter kesana kemari ternyata masalahnya adalah master keluarga Windows mulai XP kebelakang tidak support HDD dengan teknologi AHCI.

Terus piye?

Lanjutkan membaca... »

Labels: ,

Tuesday, January 27, 2009

Deepfreeze, Suatu Mahakarya

Barangkali aplikasi Deepfreeze (DF) sudah dikenal selama bertahun-tahun oleh teman-teman admin windows, middle to expert user, bahkan beberapa regular user yang rajin mencoba-coba.

Sayapun demikian, bahkan boleh dikata cukup mengagumi produk perangkat utilitas ini. Bicara deepfreeze seperti menikmati suatu mahakarya seni. Kalau boleh saya membuat rangking program utilitas, maka saya akan menempatkan DF pada posisi puncak. Tak perlu ragu.

Penjelasan cara kerja aplikasi DF secara sederhana adalah mengembalikan kondisi suatu partisi drive (c:, d:, e:, dsb) harddisk Anda ke kondisi ketika komputer dimulai (boot). Tak perduli Anda menginstall/uninstal software, menghapus folder sistem, dimasuki virus, bahkan memformat harddisk Anda.. maka cukup restart komputer Anda maka, voila! Kembali seperti semula. Menarik bukan? Bahkan produk ini telah dibuat untuk beberapa platform populer seperti Windows, Windows Server, Mac OS dan Linux. Ah, surga. (setidaknya sampai saat ini)

Agar dapat bekerja optimal, DF biasanya diterapkan dalam sistem komputer yang harddisknya dibagi minimal 2 partisi. Idenya adalah kita akan mengaktifkan DF (frozen-mode) hanya pada partisi sistem saja (biasanya c:), sementara partisi data dan lainnya jangan dibuat "beku" sehingga kita bisa bekerja menambah, mengubah, atau menghapus data atau file pada partisi data tersebut. Jangan lupa, apabila terpaksanya kita akan menginstall software baru, non-aktifkan DF dulu (thawed-mode).

Itu saja? Tidak. DF cukup ringan sodara2x. Berbeda dengan kompetitornya yang lain, dia bekerja dalam level yang sangat.. sangat dalam dari sistem operasi. DF tidak menyimpan seluruh image dari harddisk tapi ia mencegat operasi harddisk, menempatkannya dalam harddisk virtualnya (lokasinya masih misteri buat saya), sehingga user bekerja seperti seakan-akan melakukan perubahan pada disk sistem, padahal tidak. Itu pula yang menyebabkan sistem dengan DF yang aktif tidak akan butuh defrag (kecuali pada partisi datanya), (hampir) bebas virus, dan bebas perawatan.

Mudah-mudahan Anda dapat membayangkan betapa nikmatnya ini bagi profesi technical support dengan client yang berjumlah puluhan, tanpa jaringan, dan tersebar sejauh radius 200m2.

Ada yang pernah punya pengalaman lucu2 dan unik dengan DF? Bug mungkin? Ada ide aplikasi DF ini bisa diterapkan buat apa? sharing yuk..

Labels: ,

Saturday, December 20, 2008

"Sudah Dipakein Anti Virus"

"Mas tolong, komputer saya kena virus, sudah dipakein anti virus masih gak bisa. Tolong ke sini ya mas", begitulah request dari pelanggan saya pagi ini via telpon.

Dengan semangat 45 (halah semangat teknisi komputer maksudnya), saya segera mendatangi TKP. Sampai di sana, segera pasien saya periksa pake stetoskop.. ehh maksudnya saya cek-cek sana-sini. Ternyata memang itu Windows sedang kutuan alias terjangkit virus. Sayangnya operator komputer tersebut dan banyak staf lain yang masih belum paham tentang satu hal: untuk mengobati komputer dengan memasang antivirus pada komputer yang sudah terlanjur bervirus (virus aktif di memori) saat ini cukup sulit karena virus jaman sekarang memproteksi dirinya dengan menolak pengeksekusian atau bahkan peng-copyan anti virus ke dalam komputer (dalam safe-mode/sudah restore point sekalipun!).

So... kliatannya permasalahannya memang bagaimana supaya tool andalan kita (kalo saya pcmav, tkm, x-raypc) bisa dideploy (dicopy dan dijalankan) di komputer pasien... (hehehe script kiddies ya? gpp penting bisa buat nolong orang alhamdulillah).

Berikut beberapa kendala yang sering terjadi dalam tugas saya sebagai cleaning virus service :
1. Virus menginfeksi flashdisk ketika akan menyalin tool-tool pembersih. Gunakan selalu usb flashdisk/removable disk ber-write-protect untuk membawa tool2 tadi.
2. Virus menghalangi pengcopy-an tool tadi ke komputer atau kebanyakan menginfeksi file tool tersebut sesaat setelah dicopy. Biasanya yang dicegat adalah file yang berekstensi exe atau nama filenya mengandung string tertentu (seperti "AV", "NAV", "AVG"), yang kemungkinan adalah musuh si virus tersebut.
3. Virus menghalangi eksekusi file-file tool tadi. Identik dengan poin 2.

Untuk mengakali masalah poin 2 dan 3, biasanya saya mencoba cara-cara bodoh tapi berguna demikian :
- mengganti extensi file exe menjadi com
- mengubah nama filenya
- khusus untuk poin 2 saja, lakukan penggantian nama file di komputer lain yang yakin bebas virus di flashdisk kita.

Kalo misalnya sukses bisa dicopy atau setidaknya dijalankan di flashdisk, nah mudah-mudahan bisa dihapus virusnya. (Kalau bisa kekekeke.. ah hidup memang penuh ketidakpastian). Kalau tidak bisa juga, pikirkan cara tercepat agar komputer tersebut bisa digunakan kembali oleh operator... masih terus utek2 atau format sekalian? Yah, begitulah kalo pelayanan berfokus pada pelanggan.. hehehe.

Terakhir, saya berterima kasih sama yang buat PCMAV yang sudah banyak membantu saya dan teman-teman operator. Namun saat ini saya merasa keampuhan PCMAV sudah agak berkurang terutama untuk menanggulangi Trojan. Mudah-mudahan PCMAV bisa lebih baik lagi ke depan.

Labels: ,

Sunday, December 14, 2008

Protect Teraman USB Flashdisk Dari Virus/Worm/Trojan dan Keluarganya

Dari banyak survey ditemukan bahwa USB flash-disk adalah sumber penularan virus terbesar. Sebenarnya inilah cara teraman dan terpraktis agar USB flash-disk kita tidak kena virus bila ditancapkan ke komputer lain. Teknologi ini sudah dikenal sejak dulu, tapi saat ini jadi asing terlihat dan seperti hewan langka, hampir punah.

Heran seribu heran. Teknologi sepele yang berguna ini justru 'dihilangkan' minimal susah nyarinya. Bagaimana tidak, dulu, ketika jaman kuda gigit besi disket 5.25" yang besar, tipis, rentan rusak dan rentan berjamur itu, fasilitas write-protect pada removable bernama floppy disk ini sungguh sangat berguna. Pada jaman itu, virus menyebar dari layer sistem operasi.

Saat ini, ketika tren Microsoft-Windows based virus semakin bervariatif dan menggila karena virus dapat dibuat cepat dengan program2 utility atau programming language sederhana, malah tidak ditemukan lagi fasilitas maha penting ini. Saya hanya menemui fasilitas ini pada flashdisk-flashdisk generasi 2-3 tahun yang lalu. Itupun tidak semua.

Write-protect merupakan fasilitas pada removable disk (USB flashdisk, floppy, MMC dll)yang berguna agar komputer tidak bisa menulis/memodifikasi/menghapus dsb isi dari removable disk kita. Fasilitas ini difungsikan secara mekanis bukan oleh program, sehingga tidak ada kemungkinan intelligent attack dapat menyerang. Artinya, ketika kunci dari removable kita digeser ke posisi 'lock', maka removable drive kita akan kehilangan sementara fungsi 'write' nya (kalo dalam konteks disket (floppy), floppy drivenya yang dibuat 'loyo' untuk menulis).

Fasilitas write-protect cocok untuk pengguna berikut :
1. Mereka yang sering pakai flashdisk berpindah-pindah hanya untuk mengcopy atau melihat isinya (tidak untuk diolah kembali atau tidak bertanggungjawab untuk mengolah kembali data tersebut di komputer lain). Contohnya pembicara di banyak seminar atau rapat yang membawa dokumen dari rumah untuk dipresentasikan pada forum. Biasanya mereka akan misuh-misuh, karena sehabis acara flashdisknya udah penuh virus. Bahkan, ada yang mengandaikan bahwa flashdisk adalah ibarat celana dalam, "pemakaiannya tidak boleh dipertukarkan dengan orang lain".
2. Technical support yang hendak memberantas virus atau software di komputer client. Dengan menggunakan write-protect, Anda bisa mencolokkan flashdisk Anda yang berisi antivirus/tool lainnya dengan tenang dan siap beraksi.

Melihat-lihat mp5-player saya yang buatan cina, ternyata ada fasilitas lock di sana. Wah kemajuan nih, pikir saya. Tapi pikiran tersebut sirna ketika ternyata saya aktifkan locknya, mp5-player tersebut menjadi tidak berguna karena semua fungsi 'dibekukan' (tidak ada respon). Oleh karena itu sampai saat ini saya masih setia dengan flash-disk butut kantor saya yang 'bergembok'.

gambar dari : http://mbot.multiply.com/market/item/38

Labels: ,

Monday, December 1, 2008

Social Networking Ituh... =))

Hari senin itu tak disangka tak dinyana saya mendapatkan tawaran cukup menggiurkan dan bikin jantung deg-degan *halah*. Apakah itu? Saya harus mengisi dengan sukacita sebuah acara di TV lokal bersama dengan seorang blogger nan kondang bernama Tikabanget.


Saya didaulat menjadi seorang 'pengamat internet' (maksudnya suka mlongo kalo liat Internet) yang punya ekspertasi tentang social networking. Persiapan yang mepet membuat saya dan tika yang sudah habis-habisan (alias kehabisan bahan buat ngomong) menjadi tersentral pada Friendster (FS) dan Facebook (FB) saja. Padahal, sodara2x, yang namanya social network service itu banyak banget. MySpace, Orkut, Hi5, Cyworld, Mixi, Dodgeball, Plurk, Twitter, LiveJournal, de el el. Belum lagi yang berkaitan dengan aktifitas2 tertentu. Ah, ternyata bahkan banyak hal yang belum kami gali di acara itu.

Begitu asyiknya fenomena social network bagi para netter (pengguna Internet) ini sampai-sampai dapat mengalahkan dominasi situs p*rn*.

Kalau dilihat dari definisinya, sebuah situs dikatakan memberikan layanan social network apabila :
1. Anda bisa membangun account profile pribadi Anda, seperti memberi foto, alamat, dsb (meskipun tidak perlu bisa semua)
2. Nah ini yang terpenting, Anda bisa menambah account profile orang lain menjadi berhubungan dengan Anda, sebagai teman (yg paling umum), fans, relasi bisnis, dll
3. Anda bisa menjelajahi account profile yang berhubungan dengan account Anda tadi ke account-account yang lain yang berhubungan dengannya.

Dari definisi tersebut terlihat, bahwa situs yang tidak khusus membuka layanan social network juga bisa menjadi suatu situs social networking apabila memiliki sifat menghubungkan account dengan account lainnya. Sebagai contoh, dalam blog biasanya kita sering menempatkan Blogroll teman-teman kita.

Oleh karena fungsi dari social network service adalah untuk dapat menghubungkan banyak orang atau profile orang sebanyak-banyaknya itu, maka suatu social network service yang baik adalah yang memiliki banyak fasilitas untuk memperluas network nya sebanyak-banyaknya dan senyaman-nyamannya. Di sini pemilik layanan harus jeli melihat dimana letak mereka bisa 'memancing' terjadinya suatu profile menemukan profile lain yang berhubungan dengannya. Sebagai contoh di FS dan FB, kita dapat mencari teman dengan filter kampung, sekolah atau universitas yang sama dengan kita. Kalau mau membandingkan, maka FB lebih unggul dalam hal ini. Ini sedikit banyak menjawab kenapa FB yang lahir belakangan setelah FS berkembang lebih pesat dan menjadi nomer #1 di Eropa dan Amerika (selain karena kekayaan fiturnya). Kenapa di Asia khususnya Indonesia FS yang lebih top, saya kira karena tipikal orang Indonesia yang kurang mau mencoba sesuatu yang baru ketika sudah merasa nyaman di tempatnya.

Di titik tertentu, ketika jumlah valid member dan fasilitas yang ada sudah cukup, maka suatu layanan social networking menyimpan suatu potensi besar sebagai database member yang dapat kita manfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat. Misalnya saya ingin mencari siapa sih yang memiliki hobi makan seperti saya. Bisa tuh memanfaatkan social network service buat curhat ttg tempat makan yang asyik, membangun komunitas omnivora, atau obese group hahaha.

Thanks berat ya tik, mau nemenin saya mensukseskan ni acara. Thanks juga untuk Momon dan Ogi yang udah bantu nyariin temen

Labels: , , ,

Thursday, November 20, 2008

Chrome..Save Password-ku Donk!



Pernah coba Google Chrome? kalo belum donlod di sini. Produk browser dari Google (ya iyalah masa ya iya dong namanya aja Google Chrome, bukan Microsoft Chrome) ini, memiliki berbagai keunggulan dari sisi speed, simplisitas, fungsionalitas, comfortabilitas dan tas-tas lainnya.

Dengan segala keunggulannya itu, sebagai contoh Chrome akan menawarkan untuk mengingat password yang Anda masukkan apabila Anda sukses log in ke suatu website. Dengan demikian, ketika suatu saat Anda akan mencoba log in kembali ke Chrome, anda tidak perlu memasukkan password, langsung klik tombol 'LOGIN' atau 'OK' saja dan login-lah Anda. Kemudahan ini dapat diterapkan apabila komputer yang Anda gunakan adalah komputer pribadi Anda. Jangan menggunakan komputer umum seperti di kantor atau di warnet tentunya.. ati-ati ya.

Di posting ini saya ndak mau cerita bagaimana caranya menghapus password yang tersimpan secara sengaja atau tidak sengaja, karena fasilitas-fasilitas tersebut sudah tersedia. Justru yang menarik didiskusikan adalah bagaimana caranya kita membuat Chrome menawarkan kembali untuk Save password kita. Bingung? Jadi gini lho.. kalo sebelumnya kita menolak untuk Save Password maka tidak akan lagi si Chrome mau menawarkan untuk menyimpan password kita untuk website itu. Nah terus gimana dong supaya dia mau menyimpan lagi password kita di website itu?



Fasilitas ini memang secara standar belum disediakan Google Chrome. Chrome menyimpan beberapa data konfigurasinya di suatu file database kecil berstruktur SQLite. Oleh karena itu cara paling gampang adalah dengan cara menguninstall Chrome atau Windows kita bila perlu (hehehe) atau cara yang lebih sabar... karena untuk mengubah setting ini butuh sedikit utak-atik.

Untuk membuat Google Chrome menawarkan kembali fasilitas penyimpanan password untuk suatu situsnya, kita harus mendownload SQLite Command Line. Jadi download dulu di sini SQLitenya. Kalo koneksi Anda tidak bermasalah, seharusnya bisa di download dengan cepat karena file tersebut berukuran mini.

Sudah selesai? Next..

Matikan semua Google Chrome yang sedang berjalan. Kemudian file yang SQLite yang terkompresi tersebut ekstract dulu tersebut ke folder yang gampang-gampang saja, seperti ke C:\ atau D:\. Di sini saya asumsikan Anda ekstract ke C:\ yah.. (belum tau cara extract file zip? liat di sini atau sana).

Kalau sudah, masuk ke Start, Run, dan ketik CMD lalu tekan tombol enter untuk menjalankan Command Prompt. Kalo berhasil, maka akan nampak command prompt yang dimaksud dengan Anda berada di suatu folder seperti ini :

C:\Documents and Settings\mazDEDIguanteng>_

dimana mazDEDIguanteng merupakan nama profile/user Anda, jadi kalo nama usernya Dinda, maka akan jadi
C:\Documents and Settings\Dinda>_

Lanjut, ketik perintah berikut, kemudian tekan tombol enter :

CD "Local Settings\Application Data\Google\Chrome\User Data\Default"
kalo sukses maka promptnya akan menjadi kira-kira begini :
C:\Documents and Settings\mazDEDIguanteng\Local Settings\Application Data\Google\Chrome\User Data\Default>_
Nah sekarang jalankan SQLite nya dengan parameter nama databasenya yaitu "Web Data".

C:\SQLite3.exe "Web Data"
kemudian masukkan perintah berikut :
update logins set blacklisted_by_user=0;
kemudian tekan Enter. Lalu keluar dari SQLite:
.exit
Enter lagi.


Nah, sekarang coba lagi deh buka Chromenya, trus login ke website yang kita ingin Chrome simpan passwordnya tadi. Mudah-mudahan berhasil, sehingga posting ini tidak mengundang caci maki "udah dibaca panjang-panjang, gak bisa, huh!".. hehehehe. Amin.


Labels: , ,

Sunday, November 9, 2008

Gmail, Tempat Simpan Data/Storage Online Gratis Berkapasitas 7GB!

Seperti juga si Ogi, saya juga salut sama kapasitas email yang ditawarkan gratis oleh GMail. 7GB sodara2! Angka yang fantastis, untuk sebuah email box untuk saat ini. Gratisan pula. Para penggunanya, seperti biasanya semakin "kreatif" (kalo ndak bisa dibilang 'licik'.. hehehe), akhirnya mailbox gmail sekarang dibuat sebagai tempat naroh data online Gratis! Pernah kepikir gak? Nah, untuk memudahkan kegiatan simpan menyimpan data ini, ada nih progam aplikasi yang membuat sebuah drive baru di windows explorer yang langsung connected ke account Gmail kita.

Aplikasinya namanya Gmail drive. Download aja di sini atau di sini. Walaupun tool ini masih eksperimental, tapi saya udah coba-coba nih. Setelah proses instalasi yang sederhana, drive Gmail itu langsung muncul di windows explorer saya :


Setelah anda membuat setting awal (username,password, dan klik otomatis login), file-file bisa langsung di operasikan layaknya sebuah drive. Gambar: operasi file copy
Kalau Anda cek mailbox Anda file tersebut muncul seperti ini:


Sementara di windows explorer file-file dari GMail drive 'tampak biasa-biasa' saja:



Walaupun lumayan lambat, tapi dapat storage gratis dari gmail gini, asyik juga. Gimana menurut Anda?

Labels: , ,

Wednesday, October 22, 2008

Mematikan Autoplay USB-Flashdisk/CD

Wah sudah lama gak membahas tentang per-virusan. Tapi karena banyaknya permintaan khalayak (halah!) coba kita diskusi kecil-kecilan mengenai pencegahan serangan virus dari removable drive (Flashdisk, MMC, CD, dsb).

Removable drive memang sudah menjadi sumber penularan virus-virus komputer terpopuler di Indonesia (yah you knowlah, secara bangsa kita belum sepenuhnya bersosialisasi dengan networking environment dan Internet masih menjadi barang mahal). Anda mungkin sudah berusaha menginstall anti virus terbaru, tercanggih, termahal (WOW.. 3000rupiah? *wink*)... tapi tetap saja setiap hari ada ribuan virus diciptakan oleh BADGUYS. Bagi para admin (baca: teknisi komputer kantor), mungkin Anda sudah berpeluh-peluh (AC-nya mati ya mas?) untuk menghilangkan virus komputer, mengembalikan environment windows back to normal, membuat aksi penyelamatan data yang heroik dan sebagainya... tapi hasil karya Anda itu mungkin akan hilang sudah ketika 1-2 hari kemudian user komputer tersebut mencolokkan ush-flashdisk berisi virus dan mulai menelpon ruang Anda lagi, seraya 'memohon-mohon' supaya segera datang karena gak bisa bekerja. Cape Deeh!

Oleh karena itu, mungkin yang dapat kita lakukan adalah mematikan fasilitas autorun dari removable drive. Bagi yang belum tau, autorun atau autoplay adalah fasilitas windows yang secara otomatis akan menjalankan file script bernama autorun.inf di flashdisk/CD anda. Nah, biasanya file autorun itulah yang disisipi perintah untuk menjalankan file virus yang sebenarnya. Hapus aja file autorun itu? Kan beres? .. Ya sementara beres, tapi virus yang akan disebarkan lewat flashdisk akan membuat lagi file autorun itu.

Oke dari hasil telusur Internet ada 3 cara yang dapat dilakukan untuk mematikan autorun windows... (kebetulan yang saya gunakan windows XP). Dari mulai yang tergampang sampai yang 'hardcore' urutannya sebagai berikut :

1. Menggunakan software tweakUI

2. Menggunakan group policy editor

3. Mengedit langsung registry menggunakan regedit.

Menggunakan software TweakUI mungkin merupakan cara paling mudah dan user-friendly, tapi tidak paling 'murah'. Software tersebut harus di instal dulu ke komputer kita, karena tidak tersedia dalam CD master windows. Sementara, mengedit langsung ke registry tidak direkomendasikan untuk awam karena tidak 'user-friendly' dan dapat membahayakan sistem. So, cara kedua lah yang kita mau bahas di sini..

Cara ini sebenarnya cukup gampang kok. Klik start lalu Run lalu ketik gpedit.msc lalu tekan Enter atau OK.


Di jendela Group Policy tersebut, carilah Computer Configuration, lalu masuk ke Administrative Templates, dan dilanjutkan ke System. Nanti di jendela sebelah kanan cari setting yang berjudul Turn off Autoplay.


Dobel klik setting tersebut, lalu pilih Enabled. Pada opsi "Turn off Autoplay on: ", pilih All drives.


Setelah beres tekan OK.
That's It! Selamat mencoba mudah-mudahan berhasil ^_^

Labels: ,

Wednesday, September 24, 2008

Shocking News About Delphi+Interbase!


Ndak kerasa sudah hampir 9 tahun saya mengenal Delphi dan Interbase. Bermula dari interbase 4.2 bawaan Delphi 3, sampai terakhir saya menggunakan Interbase 6.5 yang dipaket Delphi 7 (pls jgn tanya bajakan atau nggak).

Dari perjalanan waktu itu saya rasanya sudah cukup nyaman bergelut dengan versi 6, 6.5 bahkan kadang2 versi 5. Yang penting programnya jadi dan bisa digunakan.. begitu pikir saya. Ya, saya cukup puas dengan stabilitas dan small-footprint yang ditawarkan DBMS ini. Sayapun mengabaikan tawaran upgrade technology dengan .NET dan berita-berita terbaru lainnya dari Borland.

Sampai hari ini, saya baru merasa ketinggalan. Membaca informasi di sini dan sana, ternyata Borland dan Delphi+Interbase-nya telah berpisah. Saya sebelumnya sudah cukup curiga dengan Borland ini, sempat ganti nama jadi Inprise, lalu balik lagi ke Borland, kemudian Interbase yang punya 3 jenis (opensource (versi 6), closesource, firebird), terus mandegnya Kylix . Penasaran saya cek wikipedia , buset.. programer-programer pelopornya bahkan satu persatu masuk microsoft. Ah, Borland.. ada apa denganmu.

Setelah mengalami masa-masa yang sulit Borland menjual Delphi+IB (yang ditangani subsidiary-nya, CodeGear) ke Embarcadero pada bulan Mei 2008.

Cuma bisa ngomong "Selamat tinggal Borland, semoga datang harapan baru"

Labels: