Cari

Friday, August 15, 2008

Go Green!


Darimana oksigen kita bernafas berasal? Jawabannya mungkin anak-anak kecil saja sudah tahu : sebagian besar dari fotosintesis tumbuhan.

Namun sadarkah kita bahwa jumlah tumbuhan, terutama pohon yang memiliki banyak daun untuk memproduksi oksigen kita berkurang terus menerus? Seberapa parah sih berkurangnya? Bila kita lihat di Kalimantan sebagai "jantung" hutan di Indonesia, saya minta Anda hapalkan baik-baik angka mengerikan ini : 6x ukuran lapangan sepakbola dalam 2 menit!

Bagaimana dengan konsumen terbesar oksigen yaitu manusia? Yang ada juga jumlah manusia bertambah terus! Pembakaran yang diperlukan untuk menjalankan roda kehidupan manusia meningkat tak terkendali. Kita mikir pendek aja deh... lalu kita mau nafas pake apa kalo jumlah oksigen kurang? Belum lagi pengaruh jelek dari pembakaran oksigen yang berlebihan itu... musim kemarau yang jauh lebih panjang dari musim hujan. Artinya? Kalo musim hujan banjirrr dan kalo kemarau kekeringaaan..

Ketika tiba-tiba pagi ini saya tersadar, langsung teringat dengan Luna Maya. Lho kok!? Iya, Luna Maya kan ikut program tanam pohon lewat Internet. Beritanya juga udah lama. Harga per-pohon $5,5, pohon kita ditanam dan dimaintain sama si Luna eh maksudnya WWF di Kalimantan. Kita juga bisa memonitor posisi dan kondisi si bayi pohon lewat Google Earth yang posisinya dikirim sama Luna.. ehm mybabytree.org ke email kita. Praktis juga ya. Ya buat yang sibuk cara gini paling gampang deh *jadi promosi*. Di rumah saya juga nyoba nanam pohon, tapi harga tanah yang mahal di Yogya sini, membuat lahannya cuma cukup buat 1 pohon mangga. Kenapa mangga ? Sebenarnya ada orang pinter yang bilang bahwa pohon bambu dapat menyerap emisi dan menghasilkan oksigen 35% lebih banyak dari pohon lainnya. Cuma istri saya memiliki persepsi jelek terhadap pohon bambu, yaitu dulu di kampung masa kecil do'i, pepohonan bambu adalah tempat masyarakat buang hajat :D.
Ayo deh manusia.. jangan egois, anak cucu kita juga butuh oksigen dan hidup yang sehat!

5 comments:

  1. orang bijaksana akan menanam pohon, tapi orang rakus masih menebanginya. maka orang bijaksana tidak cukup dgn menanam pohon, tapi juga dgn menangkapi orang rakus itu. :) salam kenal

    ReplyDelete
  2. coba deh tamen pohon cabe di belakang rumah...
    selain menghasilkan O2, juga dapet cabe nya...
    ^_^

    ReplyDelete
  3. @kang nur: yoi kang, tapi bukankah itu bukan tugas orang sipil seperti kita?... eh maap, apa kang nur polisi?

    @boaz: wele.. cabe mah pohonnya kecil banget.. kebun cabe kalee

    ReplyDelete
  4. Kok aku belum 100% percaya sama nanam lewat internet ya? Jangan2 yang dikirim gambar animasi :))

    ReplyDelete
  5. @budi: tapi ini resmi dari badan dunia sih bud (WWF). Mungkin yang ini beneran kali bud :P

    ReplyDelete