Cari

Monday, February 15, 2016

Tinjauan Ringkas tentang PACS

Makanan Apakah PACS itu? PACS singkatan dari Picture Archiving and Communication System. Kalau dari namanya, bisa dikatakan PACS itu merupakan sistem untuk mengelola pengarsipan dan pengkomunikasian gambar. Lebih spesifik, PACS digunakan dalam dunia radiologi sebagai sistem untuk pengarsipan dan pengiriman gambar yang berasal dari modalitas/alat khususnya peralatan pengambilan gambar/citra radiologi seperti Plain X-Ray, CT, atau MRI, 


Dalam instalasi radiologi dari rumah sakit yang sudah memiliki PACS, seluruh alat terhubung lewat jaringan komputer ke server PACS. Tujuannya adalah agar penyimpanan hasil pencitraan dari seluruh alat dipusatkan di server tersebut. Mengapa harus dipusatkan? Begini lho, sebelum adanya PACS, masing-masing alat memiliki penyimpanan sendiri-sendiri. Biasanya berupa komputer yang didesain khusus untuk alat tersebut. Nah, setelah penyimpanan citra dari seluruh alat dipusatkan ke server PACS, maka keuntungan yang didapat rumah sakit adalah:
1. Data pemeriksaan dapat dicari lebih mudah. Gambaran skenario kalau belum pakai PACS, maka kita harus tahu dulu pasien diperiksa pakai alat apa, kemudian jalan ke ruangan alat tersebut, baru kemudian membuka komputer kontrol untuk mencari data pasien tersebut. Dengan PACS, kita tinggal cari pasien lewat 1 komputer dan 1 aplikasi maka citra pasien tersebut langsung muncul di situ juga. Simpel kan?
2. Management storage yang terpadu. Tanpa server PACS, setiap ketersediaan space penyimpanan setiap alat dimonitor di masing-masing alat. Hal ini membutuhkan banyak resource tenaga dan waktu. Belum lagi untuk menambah ataupun mengubah konfigurasi storage pasti membutuhkan pemikiran ke masing-masing alat. 
3. Seperti halnya pencarian image pada poin 1, proses analisis gambar oleh dokter radiologis juga lebih mudah dilakukan dengan alasan yang sama. Radiolog juga bisa menggunakan aplikasi viewer dan analisis yang tersedia untuk mengakses pemeriksaan seluruh alat.


Ok, alat yang beragam lalu disatukan dalam PACS.. bisa tebak masalahnya apa? Yak, STANDAR. Dengan beberapa alat yang vendornya berbeda-beda, Seperti halnya bahasa inggris yang menjadi bahasa dunia, PACS membutuhkan suatu standar yang diikuti oleh seluruh alat tersebut sehingga mereka dapat berkomunikasi satu sama lain. Disinilah kita berkenalan dengan DICOM. Dulunya saya kira DICOM ini adalah standar format file saja.. jadi setiap file modalitas berbentuk DICOM (.DCM). Ternyata lebih dari itu, standar DICOM juga meliputi standar komunikasi data, misal request dari suatu client ke server (C-FIND) dan pengiriman data citra (C-MOVE dan C-GET). Hebat sekali DICOM standard ini dan salut untuk semua vendor alat yang mengikuti standar ini. Dengan adanya kesepahaman ini, integrasi dan pengembangan sistem pengarsipan radiologi menjadi jauh lebih mudah dan hasilnya lebih stabil.